Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Mendikdasmen Ungkap SD Negeri Hanya Dapat 2 Pendaftar di SPMB 2025

Author

calendar_today Jul 05, 2025
schedule 12:42

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, membeberkan temuan mengejutkan dari pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Dalam sebuah laporan, terungkap bahwa ada Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang hanya menerima dua orang pendaftar hingga masa penutupan.

"Di tengah fenomena ada sekolah negeri yang peminatnya sangat tinggi, ternyata juga banyak sekolah negeri yang tidak ada peminatnya. Kami dapat laporan ada satu SD negeri yang pendaftarnya sampai penutupan hanya dua orang," ujar Mu’ti dalam acara peluncuran Program Kepemimpinan Sekolah di Jakarta, Senin (23/6/2025).

Mu’ti tidak menyebutkan lokasi sekolah tersebut, namun menegaskan bahwa secara keseluruhan sekolah itu memiliki 19 murid dan 11 guru. Secara teori pembelajaran, rasio tersebut dinilai ideal. Namun secara keuangan, kondisi ini justru bisa menimbulkan masalah efisiensi anggaran.

Ia juga menekankan bahwa Indonesia sebenarnya tidak kekurangan guru, melainkan menghadapi tantangan distribusi guru yang tidak merata. Untuk mengatasi hal ini, telah diterbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2025, yang memungkinkan guru PNS dan PPPK ditugaskan di sekolah swasta.

"Bukan kekurangan guru, justru yang terjadi adalah kekurangan murid. Banyak SD negeri yang akhirnya harus digabung atau dimerger karena hal ini," jelas Mu’ti.

Kemendikdasmen telah mengantisipasi ketimpangan ekosistem antara sekolah negeri dan swasta dengan memperkuat komunikasi antar penyelenggara pendidikan serta memastikan keberadaan kepala sekolah yang kompeten.

Program Kepemimpinan Sekolah (PKS) pun diluncurkan sebagai solusi untuk menyiapkan pemimpin-pemimpin pendidikan yang kuat dan adaptif. Program ini bertujuan mengelola ekosistem sekolah agar pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan bisa terwujud di seluruh Indonesia.

Related Articles

Pendidikan

Biaya Pendidikan untuk Kelas Reguler dan Non Reguler Per Semester Adalah 5 Juta untuk Pendidikan Bahasa Inggris Serta Rekomendasi Jurusan Kuliah di Bandung

Read more arrow_forward